Teknik Propaganda Repetisi

Di bawah ini adalah kutipan dari buku Detektif Sesat Pikir, yang membahas tentang teknik propaganda yang orang gunakan untuk secara tidak fair meyakinkan orang lain.

Pelajaran 34: Repetisi

Adolf Hitler (atau mungkin orang lain) pernah mengatakan “jika kamu dapat mengatakan sebuah kebohongan berkali-kali dan dengan sekuat tenaga, maka cepat atau lambat orang akan mulai mempercayainya sebagai kebenaran.”

Repetisi adalah mengulang sebuah pesan dengan keras dan sesering mungkin dengan harapan pesan itu akan dipercaya sebagai benar.

“Makan Sugarloops untuk sarapan anda! Makan Sugarloops untuk makan siang anda! Makan Sugarloops untuk makan malam anda! Makan Sugarloops setiap saat! Kamu akan menyukai Sugarloops.”

Dalam kasus ini, teknik yang digunakan adalah mencoba mencekoki gagasan tentang mengkonsumsi Sugarloops ke dalam pikiran kita – terlepas dari apakah kita ingin memakannya atau tidak. Si pengiklan berharap bahwa kita akan terhipnotis dan tanpa terkendali pergi ke bagian sereal di supermarket dan berguman “makan Sugarloops.. harus makan Sugarloops…”

Tidak seperti contoh di atas, kadang-kadang bentuk propaganda ini tidak dapat terdeteksi hanya dari sebuah kutipan. Repetisi juga digunakan saat kita dibombardir terus-menerus dengan pandangan seseorang. Si penipu berpikir bahwa jika dia sering membicarakan penipuannya, maka orang akan mempercayainya

Politikus: Aku mendukung Orang Amerika pekerja keras. Yaitu orang Amerika yang menggunakan uangnya untuk makanan dan layanan kesehatan, dan tidak memiliki sisa uang untuk menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi – Aku ada untuk mendukung mereka. Lawanku tidak berpegang pada pandangan tersebut. Lawanku tidak mempedulikan orang Amerika pekerja keras. Lawanku tidak peduli untuk membantu rata-rata orang Amerika untuk menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi. Yang dipikirkan oleh lawanku hanyalah bagaimana mengambil uang dari orang Amerika pekerja keras dan memberikannya pada orang kaya. Pilihlah aku.

Apakah anda perhatikan bagaimana politikus ini menggunakan frasa yang sama terus-menerus? Dia menggunakan frasa “Orang Amerika pekerja keras” dan “lawanku” berulang-ulang. Politikus ini tidak mengatakan apa-apa tentang bagaimana dia mendukung orang Amerika kelas menengah ke bawah, atau bagaimana lawannya mendukung orang kaya. Dia terus saja menggunakan frasa-frasa tersebut berulang-ulang dalam pidatonya. Dia berharap pada akhirnya orang akan mempercayai – dan memilihnya.

______________________________________________________________

  1. Informasi lebih lanjut tentang buku ini dapat diperoleh dengan mengklik di tautan ini
  2. Sebagian isi buku ini dapat didownload gratis dengan mengklik tautan ini
  3. Cara mendapatkan buku ini dapat dilihat di tautan ini
  4. Kutipan lain buku ini dapat dibaca di tautan ini
  5. Contoh Soal dan Jawaban dalam buku ini dapat dibaca pada tautan ini
Iklan
Pos ini dipublikasikan di Kutipan Buku dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Komentar anda, berisi nama dan tempat tinggal anda. Misalnya: Joni (Kupang)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s